oleh

Pekerjaan Talud Sungai Desa Doro Terkesen Asal-asalan

“Baru Sebulan Proyek Rp1,4 Miliyar Itu Ambruk”

 

 

HALSEL — Pekerjaan  talud penahan tebing sungai desa Doro kecamatan Gane Barat yang baru seumur jagung sudah ambruk ke sungai. Padahal, peroyek penahan tebing sungai itu baru sebulan selesai dikerjakan.

Diduga proyek APBD 2021 dengan nilai pagu Rp.1. 440. 000. 000 yang dikerjakan kontraktor itu asal asalan. “Kalau ada niat baik dari oleh pihak kontraktor atau CV. Indong Saputri bangun ini talud, tentu Senin (20/12) kemarin talud tidak akan ambruk akibat dihantam banjir,” keluh Andi H Hasim warga Doro ketika dihubungi wartaan Strataknews.

kondisi talud tebing sungai di desa Doro

Menurut Andi, proyek Rp.1, 4 miliar melekat pada dinas PUPR  Kabupaten Halmahera Selatan itu masih dalam tahap pemeliharaan. Warga berharap, kontraktor CV. Indong Saputri dan pihak Dinas PUPR segera melakukan perbaikan Talud yang ambruk, jika tidak maka akan terjadi longsor lagi.

“Jangan buat warga kecewa, kami minta pihak dinas PUPR dan kontraktor agar secepatnya bertindak. Jika tidak maka akan habis tanah ini dihantam banjir,”tukasnya.

Terpisah, Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Halsel, Irwan H Mustafa mengatakan setelah menerima laporan ambruknya talud sungai Doro, pihaknya bersama kontraktor langsung terjun ke lokasi.

“Tim kami dan pihak kontraktor sudah terjun ke lokasi,” singkat Irwan ketika dihubungi kemarin.

 (ndi)

Editor : Sahmar

Baca Juga:   Bareskrim Periksa 7 Orang Saksi Terkait Bocornya Limbah Radioaktif di Batan Indah

Komentar